Langsung ke konten utama

Kader Perindo Dedy Hendra Hutabarat Terpilih Jadi Ketua BPC Hipmi Taput 2025-2028

TAPANULI UTARA - Musyawarah Cabang (Muscab) II, Pelantikan, Pendidikan dan Latihan (Diklat) Cabang, Rapat Kerja Cabang dan Forum Bisnis Cabang Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC Hipmi) Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara menetapkan Dedy Hendra Hutabarat BPC Hipmi masa bakti 2025 - 2028.

Keputusan itu ditetapkan usai penyelenggaraan Muscab II di Gedung Sopo Partungkoan, Jalan Sisingamangaraja Tarutung digelar pada Sabtu 31 Mei 2025.

Wakil Sekretaris Umum BPD Hipmi Sumut Jason Tampubolon mewakili Ketua Umum HIPMI Sumut Ade Jona Prasetyo melantik Dedy Hendra Hutabarat menjadi Ketua BPC Hipmi Taput beserta pengurus untuk masa bhakti 2025 - 2028.

Baca juga: HIPMI Lampung Perkuat Sinergi dengan Pemprov Gaet Investor Asing

Wakil Bupati Taput, Deni Lumbantoruan berharap kepada Hipmi Taput untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Taput bersama-sama mewujudkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Taput, yaitu Bersama Mewujudkan Kabupaten Tapanuli Utara yang Maju, Berbudaya dan Berkelanjutan.

Deni Lumbantoruan mengatakan, pengusaha muda memiliki peran penting dalam pembangunan perekonomian dan kehidupan sosial kemasyarakatan. Di tengah ketatnya persaingan dunia kerja, Hipmi hadir sebagai wadah strategis untuk menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silfester Matutina Tuding Ada Bohir di Balik Desakan Pemakzulan Gibran

Berikut adalah artikel yang Anda minta, dalam gaya Anderson Cooper yang informal dan menarik, siap untuk dipublikasikan: Skandal Bohir Pemakzulan Gibran: Siapa Dalang di Balik Layar? Skandal Bohir Pemakzulan Gibran: Siapa Dalang di Balik Layar? Anda tahu, di dunia politik, seringkali ada drama yang tersaji di depan mata kita. Tapi, pernahkah Anda berpikir, apa yang sebenarnya terjadi di balik panggung? Siapa yang menarik tali, siapa yang memegang kendali? Pertanyaan-pertanyaan semacam inilah yang tiba-tiba menyeruak ke permukaan, mencuat dari sebuah pengakuan yang cukup mengejutkan. Ini bukan sekadar desas-desus, ini adalah tudingan serius yang dilemparkan langsung oleh salah satu tokoh di barisan pendukung capres-cawapres yang baru saja memenangkan kontestasi, Bapak Silfester Matutina. Silfester Matutina, Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), baru-baru ini membuat pernyataan yang bisa dibilang mengguncang jagat politik...

Unesa Buka Lowongan Dosen Tetap 2025, Formasi Puluhan Berbagai Jurusan S2 & S3

Unesa Buka Peluang Emas: Jadi Dosen Tetap Hingga 2025! Peluang Emas Mengajar: Unesa Buka Lowongan Dosen Tetap Hingga 2025! Pernahkah Anda membayangkan diri Anda berdiri di depan kelas, berbagi ilmu, menginspirasi generasi penerus, dan menjadi bagian dari sebuah institusi pendidikan terkemuka? Jika impian itu pernah terlintas di benak Anda, bersiaplah, karena ada sebuah kabar luar biasa datang dari Surabaya yang mungkin saja menjadi jembatan menuju mimpi tersebut. Universitas Negeri Surabaya, atau yang akrab kita sebut Unesa, sedang membuka lebar pintu kesempatan bagi Anda yang berjiwa pendidik, bagi para pemikir, dan bagi mereka yang haus akan kontribusi nyata dalam dunia akademik. Ini bukan sekadar pengumuman biasa. Ini adalah undangan untuk bergabung, untuk membentuk masa depan, dan untuk menjadi bagian integral dari keluarga besar Unesa. Mereka sedang mencari dosen tetap, sebuah posisi yang menawarkan stabilitas, tantangan, dan tentu saja, peluang untuk tumbuh bersama. D...

2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung, Petani Sebut Kabut Hitam Ekonomi

Krisis Tembakau Temanggung: Ketika Kabut Hitam Ekonomi Mulai Menyelimuti Ada kabar yang cukup mengkhawatirkan datang dari Temanggung. Kabar ini bukan sekadar berita biasa, melainkan sebuah sinyal bahaya, sebuah "kabut hitam" yang menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPN APTI), Bapak Agus Parmuji, telah menyelimuti perekonomian nasional. Bayangkan saja, dua raksasa industri rokok kretek di negeri ini, PT Gudang Garam dan Nojorono, tiba-tiba menghentikan pembelian tembakau di Temanggung. Dampaknya? Ini bukan hanya soal rokok, ini soal kehidupan, soal roda ekonomi yang berputar. Agus Parmuji mengungkapkan, keputusan ini bagaikan bencana ekonomi yang bisa melumpuhkan Temanggung hingga 60%. Angka itu sendiri sudah menakutkan, bukan? Tapi coba Anda bayangkan, ini bukan hanya berhenti di Temanggung. Potensi gelombang kejutnya bisa meluas ke seluruh sentra tembakau di Jawa Tengah. Artinya, ini bisa jadi awal dari masalah yang jauh lebih ...