Langsung ke konten utama

Hasil Liga Futsal Profesional 2025: Pangsuma FC vs Sadakata United Imbang 2-2

Pertandingan sengit tersaji di GOR Pangsuma dalam lanjutan Liga Futsal Profesional 2025 antara Pangsuma FC dan Sadakata United. Kedua tim bermain ngotot dan saling jual beli serangan, hingga akhirnya harus puas berbagi angka dengan skor imbang 2-2 pada Minggu (1/6/2025).

Di babak pertama, tempo permainan cenderung sedang, di mana Pangsuma FC dan Sadakata United sama-sama berusaha membangun ritme dan membaca permainan lawan. Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-8, ketika Romi Humandri berhasil melepaskan tembakan yang tak mampu dihalau kiper Sadakata United, membawa Pangsuma FC unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Pangsuma FC berhasil memperlebar jarak di menit ke-24. Kali ini, giliran Dias Riansyah yang mencatatkan namanya di papan skor, membuat kedudukan menjadi 2-0.

Baca Juga: Hasil Liga Futsal Profesional 2025: Unggul FC Malang Bantai Tiga Radja United 6-0!

Namun, Sadakata United menunjukkan semangat pantang menyerah. Tak ingin pulang dengan tangan kosong, mereka meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya baru terlihat di menit ke-37, ketika Imron Rosadi berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1, membangkitkan harapan bagi timnya.

Gol tersebut rupanya memberikan kepercayaan diri ekstra bagi Sadakata United. Hanya dua menit berselang, tepatnya di menit ke-39, Dhabdi Naufal berhasil memaksimalkan peluang dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Baca Juga: Hasil Liga Futsal Profesional 2025: Black Steel Kokoh di Puncak Klasemen usai Bungkam Kuda Laut Nusantara 4-1

Sisa waktu pertandingan berjalan semakin sengit, namun tak ada gol tambahan yang tercipta dari kedua tim. Peluit akhir pun berbunyi, memaksa Pangsuma FC dan Sadakata United untuk berbagi satu poin dalam laga dramatis yang menghasilkan empat gol tersebut.
(yov)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silfester Matutina Tuding Ada Bohir di Balik Desakan Pemakzulan Gibran

Berikut adalah artikel yang Anda minta, dalam gaya Anderson Cooper yang informal dan menarik, siap untuk dipublikasikan: Skandal Bohir Pemakzulan Gibran: Siapa Dalang di Balik Layar? Skandal Bohir Pemakzulan Gibran: Siapa Dalang di Balik Layar? Anda tahu, di dunia politik, seringkali ada drama yang tersaji di depan mata kita. Tapi, pernahkah Anda berpikir, apa yang sebenarnya terjadi di balik panggung? Siapa yang menarik tali, siapa yang memegang kendali? Pertanyaan-pertanyaan semacam inilah yang tiba-tiba menyeruak ke permukaan, mencuat dari sebuah pengakuan yang cukup mengejutkan. Ini bukan sekadar desas-desus, ini adalah tudingan serius yang dilemparkan langsung oleh salah satu tokoh di barisan pendukung capres-cawapres yang baru saja memenangkan kontestasi, Bapak Silfester Matutina. Silfester Matutina, Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), baru-baru ini membuat pernyataan yang bisa dibilang mengguncang jagat politik...

Unesa Buka Lowongan Dosen Tetap 2025, Formasi Puluhan Berbagai Jurusan S2 & S3

Unesa Buka Peluang Emas: Jadi Dosen Tetap Hingga 2025! Peluang Emas Mengajar: Unesa Buka Lowongan Dosen Tetap Hingga 2025! Pernahkah Anda membayangkan diri Anda berdiri di depan kelas, berbagi ilmu, menginspirasi generasi penerus, dan menjadi bagian dari sebuah institusi pendidikan terkemuka? Jika impian itu pernah terlintas di benak Anda, bersiaplah, karena ada sebuah kabar luar biasa datang dari Surabaya yang mungkin saja menjadi jembatan menuju mimpi tersebut. Universitas Negeri Surabaya, atau yang akrab kita sebut Unesa, sedang membuka lebar pintu kesempatan bagi Anda yang berjiwa pendidik, bagi para pemikir, dan bagi mereka yang haus akan kontribusi nyata dalam dunia akademik. Ini bukan sekadar pengumuman biasa. Ini adalah undangan untuk bergabung, untuk membentuk masa depan, dan untuk menjadi bagian integral dari keluarga besar Unesa. Mereka sedang mencari dosen tetap, sebuah posisi yang menawarkan stabilitas, tantangan, dan tentu saja, peluang untuk tumbuh bersama. D...

2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung, Petani Sebut Kabut Hitam Ekonomi

Krisis Tembakau Temanggung: Ketika Kabut Hitam Ekonomi Mulai Menyelimuti Ada kabar yang cukup mengkhawatirkan datang dari Temanggung. Kabar ini bukan sekadar berita biasa, melainkan sebuah sinyal bahaya, sebuah "kabut hitam" yang menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPN APTI), Bapak Agus Parmuji, telah menyelimuti perekonomian nasional. Bayangkan saja, dua raksasa industri rokok kretek di negeri ini, PT Gudang Garam dan Nojorono, tiba-tiba menghentikan pembelian tembakau di Temanggung. Dampaknya? Ini bukan hanya soal rokok, ini soal kehidupan, soal roda ekonomi yang berputar. Agus Parmuji mengungkapkan, keputusan ini bagaikan bencana ekonomi yang bisa melumpuhkan Temanggung hingga 60%. Angka itu sendiri sudah menakutkan, bukan? Tapi coba Anda bayangkan, ini bukan hanya berhenti di Temanggung. Potensi gelombang kejutnya bisa meluas ke seluruh sentra tembakau di Jawa Tengah. Artinya, ini bisa jadi awal dari masalah yang jauh lebih ...