Langsung ke konten utama

Subsidi Upah Rp300 Ribu Cair Bulan Depan, Cek Syarat dan Penerimanya

JAKARTA - Pemerintah akan kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp150 ribu per bulan bagi para pekerja formal mulai Juni 2025. Langkah ini menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat serta mendorong konsumsi rumah tangga selama masa libur sekolah.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyampaikan bahwa keputusan ini telah disepakati dalam Rapat Koordinasi Terbatas tingkat Menteri. "Pada Rakortas tersebut telah disepakati bahwa semua program stimulus ekonomi akan diterapkan mulai 5 Juni 2025," kata Susiwijono dalam keterangan pers, Sabtu (31/5).

Baca Juga: Bansos Rp10 Triliun Cair, 1,8 Juta Keluarga Dicoret dari Daftar Penerima

Subsidi upah akan diberikan selama dua bulan, yakni Juni dan Juli 2025, dengan total bantuan sebesar Rp300 ribu per penerima. Bantuan akan disalurkan sekaligus pada bulan Juni melalui rekening masing-masing pekerja yang memenuhi syarat.

Program tersebut akan dikoordinasikan oleh Kementerian Keuangan, Kementerian Ketenagakerjaan, dan BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja formal, termasuk buruh dan karyawan swasta. Adapun untuk guru honorer, bantuan akan diatur oleh Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama.

BSU ditargetkan kepada pekerja sektor formal dengan pendapatan maksimal Rp3,5 juta per bulan, atau setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang berlaku di wilayah masing-masing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silfester Matutina Tuding Ada Bohir di Balik Desakan Pemakzulan Gibran

Berikut adalah artikel yang Anda minta, dalam gaya Anderson Cooper yang informal dan menarik, siap untuk dipublikasikan: Skandal Bohir Pemakzulan Gibran: Siapa Dalang di Balik Layar? Skandal Bohir Pemakzulan Gibran: Siapa Dalang di Balik Layar? Anda tahu, di dunia politik, seringkali ada drama yang tersaji di depan mata kita. Tapi, pernahkah Anda berpikir, apa yang sebenarnya terjadi di balik panggung? Siapa yang menarik tali, siapa yang memegang kendali? Pertanyaan-pertanyaan semacam inilah yang tiba-tiba menyeruak ke permukaan, mencuat dari sebuah pengakuan yang cukup mengejutkan. Ini bukan sekadar desas-desus, ini adalah tudingan serius yang dilemparkan langsung oleh salah satu tokoh di barisan pendukung capres-cawapres yang baru saja memenangkan kontestasi, Bapak Silfester Matutina. Silfester Matutina, Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), baru-baru ini membuat pernyataan yang bisa dibilang mengguncang jagat politik...

Unesa Buka Lowongan Dosen Tetap 2025, Formasi Puluhan Berbagai Jurusan S2 & S3

Unesa Buka Peluang Emas: Jadi Dosen Tetap Hingga 2025! Peluang Emas Mengajar: Unesa Buka Lowongan Dosen Tetap Hingga 2025! Pernahkah Anda membayangkan diri Anda berdiri di depan kelas, berbagi ilmu, menginspirasi generasi penerus, dan menjadi bagian dari sebuah institusi pendidikan terkemuka? Jika impian itu pernah terlintas di benak Anda, bersiaplah, karena ada sebuah kabar luar biasa datang dari Surabaya yang mungkin saja menjadi jembatan menuju mimpi tersebut. Universitas Negeri Surabaya, atau yang akrab kita sebut Unesa, sedang membuka lebar pintu kesempatan bagi Anda yang berjiwa pendidik, bagi para pemikir, dan bagi mereka yang haus akan kontribusi nyata dalam dunia akademik. Ini bukan sekadar pengumuman biasa. Ini adalah undangan untuk bergabung, untuk membentuk masa depan, dan untuk menjadi bagian integral dari keluarga besar Unesa. Mereka sedang mencari dosen tetap, sebuah posisi yang menawarkan stabilitas, tantangan, dan tentu saja, peluang untuk tumbuh bersama. D...

Bittime Resmi Kantongi Izin Pedagang Aset Keuangan Digital dari OJK

Okay, mari kita mulai. Ini dia hasil penulisan ulang artikel Anda dalam gaya Anderson Cooper yang informatif dan engaging, khusus untuk pembaca di Indonesia, di format HTML untuk Blogger: Bittime Resmi Berizin OJK: Langkah Besar Industri Kripto Indonesia dalam Genggaman Regulator Keuangan Utama? Oke, mari kita bicara soal sesuatu yang cukup signifikan terjadi di panggung aset digital Indonesia. Selama beberapa waktu, kita melihat bagaimana aset kripto, aset digital ini, terus berkembang, makin banyak diadopsi orang. Dari sekadar dianggap tren sesaat, perlahan tapi pasti, posisinya mulai bergeser. Kini, ia makin sering dibicarakan sebagai salah satu opsi untuk diversifikasi investasi. Anda tahu, meletakkan telur tidak hanya dalam satu keranjang. Nah, perjalanan aset digital di Indonesia ini punya alurnya sendiri. Dulu, pengawasannya ada di bawah payung Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, atau yang kita kenal sebagai Bappebti. Ini ...