Langsung ke konten utama

IIMS Surabaya 2025, MG Hadirkan Line Up Kendaraan Elektrifikasi

SURABAYA - MG Motor Indonesia berpartisipasi di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2025 yang digelar di Grand City Convex, Surabaya, pada 28 Mei-1 Juni 2025. Lewat partisipasi ini, MG membawa jajaran kendaraan elektrifikasinya yang mencakup segmen Battery Electric Vehicle (BEV) dan Hybrid Electric Vehicle (HEV).

MG juga menghadirkan beragam program eksklusif bagi para pengunjung dan calon konsumen di wilayah Jawa Timur. CEO MG Motor Indonesia Frank Zhou mengatakan, kehadiran MG di IIMS Surabaya 2025 merupakan yang kedua kalinya. Event ini merupakan salah satu target MG untuk hadir menyapa warga Jawa Timur.

”Surabaya adalah kota strategis dengan antusiasme tinggi terhadap kendaraan listrik dan menjadi salah satu pusat pertumbuhan elektrifikasi kendaraan secara nasional. Melalui IIMS Surabaya 2025, kami ingin menghadirkan solusi mobilitas pintar sekaligus memperkenalkan lebih banyak opsi kendaraan yang sesuai dengan gaya hidup masyarakat Jawa Timur,” katanya dalam siaran pers, Jumat (30/5/2025). Baca juga: MG Catatkan Kinerja Positif di PEVS 2025, Penjualan Naik 25% dan Raih 2 Penghargaan

MG menempati booth H, seluas 253 meter persegi di Grand City Convex Surabaya. Menampilkan total 5 unit kendaraan dari segmen elektrifikasi dan hybrid unggulan, yang menjadi representasi kekuatan MG dalam inovasi teknologi dan desain futuristik.

Dari segmen kendaraan Battery Electric Vehicle (BEV), MG membawa portofolio lengkap yang menunjukkan keseriusannya dalam menjawab kebutuhan mobilitas masa depan yang ramah lingkungan. Salah satunya adalah MG4 EV, hatchback listrik bergaya stylish berpenggerak roda belakang, menawarkan torsi instan, dan dibangun di atas platform khusus EV (Modular Scalable Platform/MSP).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silfester Matutina Tuding Ada Bohir di Balik Desakan Pemakzulan Gibran

Berikut adalah artikel yang Anda minta, dalam gaya Anderson Cooper yang informal dan menarik, siap untuk dipublikasikan: Skandal Bohir Pemakzulan Gibran: Siapa Dalang di Balik Layar? Skandal Bohir Pemakzulan Gibran: Siapa Dalang di Balik Layar? Anda tahu, di dunia politik, seringkali ada drama yang tersaji di depan mata kita. Tapi, pernahkah Anda berpikir, apa yang sebenarnya terjadi di balik panggung? Siapa yang menarik tali, siapa yang memegang kendali? Pertanyaan-pertanyaan semacam inilah yang tiba-tiba menyeruak ke permukaan, mencuat dari sebuah pengakuan yang cukup mengejutkan. Ini bukan sekadar desas-desus, ini adalah tudingan serius yang dilemparkan langsung oleh salah satu tokoh di barisan pendukung capres-cawapres yang baru saja memenangkan kontestasi, Bapak Silfester Matutina. Silfester Matutina, Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), baru-baru ini membuat pernyataan yang bisa dibilang mengguncang jagat politik...

Unesa Buka Lowongan Dosen Tetap 2025, Formasi Puluhan Berbagai Jurusan S2 & S3

Unesa Buka Peluang Emas: Jadi Dosen Tetap Hingga 2025! Peluang Emas Mengajar: Unesa Buka Lowongan Dosen Tetap Hingga 2025! Pernahkah Anda membayangkan diri Anda berdiri di depan kelas, berbagi ilmu, menginspirasi generasi penerus, dan menjadi bagian dari sebuah institusi pendidikan terkemuka? Jika impian itu pernah terlintas di benak Anda, bersiaplah, karena ada sebuah kabar luar biasa datang dari Surabaya yang mungkin saja menjadi jembatan menuju mimpi tersebut. Universitas Negeri Surabaya, atau yang akrab kita sebut Unesa, sedang membuka lebar pintu kesempatan bagi Anda yang berjiwa pendidik, bagi para pemikir, dan bagi mereka yang haus akan kontribusi nyata dalam dunia akademik. Ini bukan sekadar pengumuman biasa. Ini adalah undangan untuk bergabung, untuk membentuk masa depan, dan untuk menjadi bagian integral dari keluarga besar Unesa. Mereka sedang mencari dosen tetap, sebuah posisi yang menawarkan stabilitas, tantangan, dan tentu saja, peluang untuk tumbuh bersama. D...

2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung, Petani Sebut Kabut Hitam Ekonomi

Krisis Tembakau Temanggung: Ketika Kabut Hitam Ekonomi Mulai Menyelimuti Ada kabar yang cukup mengkhawatirkan datang dari Temanggung. Kabar ini bukan sekadar berita biasa, melainkan sebuah sinyal bahaya, sebuah "kabut hitam" yang menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPN APTI), Bapak Agus Parmuji, telah menyelimuti perekonomian nasional. Bayangkan saja, dua raksasa industri rokok kretek di negeri ini, PT Gudang Garam dan Nojorono, tiba-tiba menghentikan pembelian tembakau di Temanggung. Dampaknya? Ini bukan hanya soal rokok, ini soal kehidupan, soal roda ekonomi yang berputar. Agus Parmuji mengungkapkan, keputusan ini bagaikan bencana ekonomi yang bisa melumpuhkan Temanggung hingga 60%. Angka itu sendiri sudah menakutkan, bukan? Tapi coba Anda bayangkan, ini bukan hanya berhenti di Temanggung. Potensi gelombang kejutnya bisa meluas ke seluruh sentra tembakau di Jawa Tengah. Artinya, ini bisa jadi awal dari masalah yang jauh lebih ...