Langsung ke konten utama

Ditemukan Harta Karun Mineral Tersembunyi di Andes! 32 Juta Ons Emas, dan 13 Juta Ton Tembaga

JAKARTA - Terletak di sepanjang perbatasan Chili dan Argentina, deposit tembaga Filo del Sol telah diselidiki selama bertahun-tahun karena berpotensi menjadi salah satu deposit tembaga terbesar di dunia. Semua itu masuk akal, mengingat bahwa deposit ini terletak di tepi Gurun Atacama-yang sudah lama dikenal karena cadangan tembaganya yang sangat besar berkat lokasinya di Pegunungan Andes dan posisinya di bagian timur Cincin Api.

Namun estimasi awal sumber daya mineral yang selesai pada awal bulan ini menunjukkan bahwa perusahaan yang bertanggung jawab atas penambangan di area ini -Lundin Mining yang berbasis di AS dan BHP- mungkin telah menemukan kandungan logam lima kali lebih banyak daripada yang mereka perkirakan.

Menurut pernyataan dari Lundin Mining, penilaian baru ini memperkirakan adanya 13 juta ton tembaga, 907.000 kilogram (32 juta ons) emas, dan 18,6 juta kilogram (659 juta ons) perak. Penilaian terbaru tersebut merupakan gabungan data yang diambil dari 400 lubang eksplorasi tambahan, berasal dari penemuan bahwa mineralisasi tembaga lebih dalam jauh melebihi estimasi yang lebih dekat ke permukaan.

Menurut AFP, Filo del Sol bisa jadi lebih kaya lagi, saat para ahli menggali lebih dalam dan menjelajahi batas utara dan selatan sumber daya tersebut. Baca Juga: Seorang Petani Temukan Harta Karun Emas Lebih dari 150 Ton Senilai Rp73,4 Triliun

“Filo del Sol telah menjadi salah satu penemuan greenfield yang paling signifikan dalam 30 tahun terakhir dan perjalanan yang luar biasa bagi semua yang terlibat,” kata CEO Lundin Mining, Jack Lundin dalam sebuah keterangan persnya.

“Sumber Daya Mineral di awal telah menyoroti potensi salah satu proyek tembaga terbuka yang belum dikembangkan dengan kadar tertinggi di dunia dan salah satu sumber daya emas dan perak terbesar secara global," paparnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silfester Matutina Tuding Ada Bohir di Balik Desakan Pemakzulan Gibran

Berikut adalah artikel yang Anda minta, dalam gaya Anderson Cooper yang informal dan menarik, siap untuk dipublikasikan: Skandal Bohir Pemakzulan Gibran: Siapa Dalang di Balik Layar? Skandal Bohir Pemakzulan Gibran: Siapa Dalang di Balik Layar? Anda tahu, di dunia politik, seringkali ada drama yang tersaji di depan mata kita. Tapi, pernahkah Anda berpikir, apa yang sebenarnya terjadi di balik panggung? Siapa yang menarik tali, siapa yang memegang kendali? Pertanyaan-pertanyaan semacam inilah yang tiba-tiba menyeruak ke permukaan, mencuat dari sebuah pengakuan yang cukup mengejutkan. Ini bukan sekadar desas-desus, ini adalah tudingan serius yang dilemparkan langsung oleh salah satu tokoh di barisan pendukung capres-cawapres yang baru saja memenangkan kontestasi, Bapak Silfester Matutina. Silfester Matutina, Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), baru-baru ini membuat pernyataan yang bisa dibilang mengguncang jagat politik...

Unesa Buka Lowongan Dosen Tetap 2025, Formasi Puluhan Berbagai Jurusan S2 & S3

Unesa Buka Peluang Emas: Jadi Dosen Tetap Hingga 2025! Peluang Emas Mengajar: Unesa Buka Lowongan Dosen Tetap Hingga 2025! Pernahkah Anda membayangkan diri Anda berdiri di depan kelas, berbagi ilmu, menginspirasi generasi penerus, dan menjadi bagian dari sebuah institusi pendidikan terkemuka? Jika impian itu pernah terlintas di benak Anda, bersiaplah, karena ada sebuah kabar luar biasa datang dari Surabaya yang mungkin saja menjadi jembatan menuju mimpi tersebut. Universitas Negeri Surabaya, atau yang akrab kita sebut Unesa, sedang membuka lebar pintu kesempatan bagi Anda yang berjiwa pendidik, bagi para pemikir, dan bagi mereka yang haus akan kontribusi nyata dalam dunia akademik. Ini bukan sekadar pengumuman biasa. Ini adalah undangan untuk bergabung, untuk membentuk masa depan, dan untuk menjadi bagian integral dari keluarga besar Unesa. Mereka sedang mencari dosen tetap, sebuah posisi yang menawarkan stabilitas, tantangan, dan tentu saja, peluang untuk tumbuh bersama. D...

2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung, Petani Sebut Kabut Hitam Ekonomi

Krisis Tembakau Temanggung: Ketika Kabut Hitam Ekonomi Mulai Menyelimuti Ada kabar yang cukup mengkhawatirkan datang dari Temanggung. Kabar ini bukan sekadar berita biasa, melainkan sebuah sinyal bahaya, sebuah "kabut hitam" yang menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPN APTI), Bapak Agus Parmuji, telah menyelimuti perekonomian nasional. Bayangkan saja, dua raksasa industri rokok kretek di negeri ini, PT Gudang Garam dan Nojorono, tiba-tiba menghentikan pembelian tembakau di Temanggung. Dampaknya? Ini bukan hanya soal rokok, ini soal kehidupan, soal roda ekonomi yang berputar. Agus Parmuji mengungkapkan, keputusan ini bagaikan bencana ekonomi yang bisa melumpuhkan Temanggung hingga 60%. Angka itu sendiri sudah menakutkan, bukan? Tapi coba Anda bayangkan, ini bukan hanya berhenti di Temanggung. Potensi gelombang kejutnya bisa meluas ke seluruh sentra tembakau di Jawa Tengah. Artinya, ini bisa jadi awal dari masalah yang jauh lebih ...